Leunca
Sayur Leunca / Sumber: Kumparan.com

Masyarakat jawa barat pasti mengenal sayuran jenis ini yang biasa dimakan dengan lalap. Sayuran berbentuk bulan kecil dan berwarna hijau/hitam, rasanya sedikit pahit tapi banyak orang menyukainya yakni bernama Ranti alias Leunca. Sebutan sayuran ini dalam bahas inggris disebut black nightshade, jika di Ambon biasa disebut bobosa. Ranti merupakan jenis sayuran terung-terungan yang sekeluarga dengan tomat, kentang, dan cabai atau secara ilmiah disebut Solanaceae.

Meski tumbuhan ini khas dengan makanan sunda, tapi asal leunca ini justru berasal dari asia barat. Kemampuan tumbuhnya dalam berbagai kondisi bisa membawa tumbuhan ini menyebar ke penjuru dunia salah satunya di Indonesia. Leunca biasa disajikan sebagai lalapan atau sebagai sambal liwet.

Bentuk buah yang bulat seukuran 1cm dan teksturnya yang lunak biasa dijadikan pendamping makanan. Beberapa olahan berbahan Leunca yakni oncom, sambal, dan tumis teri. Tak lengkap bagi orang jawa barat kalau ngaliwet dan nyambel  tapi tidak ada tektur leunca yang bikin nagih.

Kandungan sayur Leunca terdapat zat besi sebanyak 6,1 mg, vitamin A sebanyak 79 mcg, vitamin C sebanyak 40 mg, kalsium, seng, dan fosfor, kandungan ini didapatkan dari Fakultas Ilmu Gizi UI. Bagi kesehatan tubuh juga Leunca memiliki karbohidrat, lemak, dan protein sesuai yang dibutuhkan.

Meski ukurannya kecil tapi nutrisi yang terkandung sudah setara daun bayam. Zat besi yang dikandung leunca kebanyakan mengandung vitamin A dan C sehingga mampu sebagai anti oksiden dan infeksi. Leunca juga sebenarnya biasa digunakan sebagai obat sejak dulu.

Sayuran ini bisa menjaga kesehatan dari penyakit dalam maupun luar. Pengobatan tradisional India biasa menggunakan daun leunca untuk mengobati sariawan dan luka bakar. Aroma daun yang seperti daun mint ini bisa menjaga aroma nafas lebih segar dengan berkumur air rebusan daun leunca.

Penyakit kulit juga bisa diobati oleh daunnya. Caranya yakni daun leunca dihaluskan sampai bertekstur seperti pasta lalu dioleskan ke kulit yang memiliki gangguan eksem dan psoriasis. Selain itu, mengobat memar dan luka bakar juga bisa diobat dari pasta leunca.

Tanaman yang kuat dari beragam kondisi lingkungan karena memiliki system perlindungan diri yakni racun glikoalkaloid sonanin, baik dari buah atau daun. Perlindungan ini digunakan tanaman leunca sebagai antihama. Tak perlu risau terkena racun leunca karena mudah untuk dihilangkan. Sebelum diolah, sebaiknya buah dan daunnya direbus dengan mengganti air rebusannya beberapa kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *