Olahraga di Kosan
Olahraga/Foto:Pixabay.com

“PPKM diperpanjang lagi, yah mau gimana lagi” ujar ari melihat setelah melihat berita kemarin.

Ari yang merupakan mahasiswa rantau di kota Malang terpaksa harus mengurungkan rencana bertemu kawannya di kafe. Meski demikian, Ari mengerti ini untuk kebaikkan bersama. Sejak awal PPKM, Ari sudah menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi sayuran agar tubuh tidak kekurangan imun. Sayuran serta buah sudah pasti ada di pojok meja seperti buah pisang dan sayur selada.

Hari demi hari semakin membuat Ari jenuh diam di kosan. Tidak ada aktifitas lain yang bisa lakukan selain mengerjakan tugas di depan laptop beberapa hari kedepan. Selagi istirahat mengerjakan tugas, Ari coba melihat sosial media yang kebanyakan berisi orang olahraga, dari teman sampai artis favoritnya. Dari apa yang dilihat dari sosial media beberapa hari ini akhirnya meyakinkan untuk menambah kegiatan yakni olahraga di kosan.

Lantas apa saja olahraga di kosan yang bisa dilakukan?

  1. Stretching ringan

Gerakan ini berfungsi untuk melenturkan otot kembali dari kegiatan seperti duduk seharian. Peregangan yang biasa dilakukan saat pemanasan olahraga mudah dilakukan di kosan. Seperti menggerakan kepala kanan-kiri serta atas-bawah sudah bisa menyehatkan utamanya leher agar tidak tegang. Punggung yang membungkung akibat lama duduk juga bisa diantisipasi dengan memposisikan tangan di belakang punggung lalu dinaikkan perlahan.

Stretching ringan juga bervariatif gerakannya yang bisa dilakukan di kosan. Apalagi gerakan ini tidak membutuhkan banyak alat olahraga untuk melakukannya, jadi akan sangat cocok untuk anak kosan. Kebanyakan gerakan ini cuma dilakukan selagi berdiri dan duduk.

Lakukan Stretching ringan dari bagian kepala, leher, tangan, pinggul, dan kaki dengan hitungan 8 – 12 setiap satu set. Gerakan setiap bagian tubuh dengan ritme yang teratur untuk mengembalikan otot menjadi sehat lagi. Lebih baik jiga Gerakan ini dilakukan setelah bangun tidur supaya tubuh menjadi bugar, tapi bisa juga dilakukan jika badan sudah pegal, terlebih gerakan ini hanya menghabiskan waktu 4-6 menit saja.

  2. Stretching dinamis

Selanjutnya ini bisa dilakukan setelah stretching ringan. Perbedaan dengan sebelumnya yakni jika stretching ringan gerakannya dengan menahan beberapa detik tubuh, sedangkan ini yaitu menggerakan tubuh beberapa detik. Sedikit mirip dengan senam dimana harus menggerakan tubuh secara berulang beberapa detik. Gerakan seperti loncat selama lima detik lalu jongkok selama 15 detik jadi contoh gerakan ini.

Alat yang dibutuhkan juga sama seperti gerakan sebelumnya alias hampir tidak ada. Karena kebanyakan gerakan membutuhkan badan untuk berdiri dan duduk saja. Anak kosan pastinya bisa melakukan gerakan ini karena mudah dilakukan. Stretching dinamis bisa dilakukan setelah melakukan stretching ringan tadi supaya menghindari tubuh yang kaget seperti keram. Waktu yang dibutuhkan juga sangat singkat yakni 4-5 menit sudah bisa mengeluarkan keringat.

  3. Cardio

Gerakan terakhir yang bisa dilakukan selanjutnya cardio yang dapat memicu detak jantung dan memompa darah lebih cepat. Gerakan seperti push-up, sit-up, plank bukan cuma membuat otot badan tidak tegang tapi juga bisa membangun otot. Bisa jadi setelah anak kosan melakukan gerakan ini justru membuatnya lebih berotot. Variasi gerakan cardio bisa dicari sesuai kebutuhkan dari yang membetuk otot tangan, otot perut, sampai otot kaki.

Gerakan cardio akan lebih baik jika memiliki alat tambahan seperti alat matras dan sarung tangan. Setidaknya dengan dua alat tadi bisa memudahkan gerakan yang dilakukan supaya tubuh makin sehat di kosan. Kalau dilakukan secara rutin malah bisa bukan cuma menguatkan otot, tapi juga bisa menguruskan badan.

Tren olahraga di rumah/kosan sambil diunggah di sosial media sedang banyak dilakukan. Apalagi jika gerakannya dilakukan dengan ketukan lagu yang sedang trending. Berolahraga di kosan juga sangat mudah dilakukan apalagi sekarang banyak aplikasi olahraga. Gerakan olahraga ini bisa dilakukan sambil mengikuti video di youtube ataupun ikut kelas olahraga lewat zoom.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *