Luar Angkasa
Tanaman luar angkasa/ foto: techno.okezone.com

Beberapa hari lalu terdapat kabar menyenangkan dimana para astronot menambah tanaman cabai merah dan cabai hijau untuk ditanam di luar angkasa. Astronot Stasiun Angkasa Internasional yang mengawali eksperimen menanam cabai merupakan tantangan terbaru hingga bisa dipanen. Teknik menanam yang dikembangkan NASA yakni menggunakan Teknik Advanced Planet Habitat yang memungkinkan tanaman tertentu bisa tumbuh di media tanam seukuran koper. Uji coba berkebun di luar angkasa akan menjawab tantangan bahwasannya menanam harus dilakukan di planet bumi.

Jika eksperimen ini berhasil tentunya akan menambah kemungkinan bercocok tanam diluar angkasa bahkan di planet lain. Apalagi rencana ini bertujuan untuk memperluas sayuran yang bisa ditanam diluar angkasa. Keuntungan bagi astronot dengan adanya kebun bisa menjadi sarana relaksasi dari bekebun.

Metode Bertanam di luar angkasa sendiri yakni Bernama The Vegetable Production System atau dikenal dengan Veggie. Metode ini dikembangkan oleh NASA dengan tujuan supaya para astronot bisa memproduksi tanaman untuk dikonsumsi sendiri sehingga bisa menghemat ongkos pengiriman makanan dari bumi. Selain itu, Veggie menjadi sarana rereaksi dan relaksasi melalui terapi berkebun.

Berat Veggie yang cuma 8 kilogram dan setinggi 45 cm menjadi keuntungan veggie tidak menghabiskan tempat. Sedangkan media tanamnya sendiri bisa mencapai 50cm bisa mewadahi beberapa tanaman. Veggie juga memiliki system pencahayaan untuk menumbuhkan tananaman pengganti cahaya matahari. Sistem cahayanya sendiri terdiri dari merah, biru, dan hijau dimana setiap warna menyesuaikan dengan kebutuhan cahaya dari tanaman.

Berkat adanya Veggie, para astronot juga memiliki sarana penghilang stress yang bisa dilakukan di bumi. Menjadi bagian proses tumbuh tanaman dari biji, menyiram, sampai memanen tentunya menyenangkan bagi astronot. Veggie memudahkan bertanaman dengan menyediakan penerangan, air dan pemberian nutrisi yang efisien, control suhu dan kelembapan untuk fotosintesis.

Lantas apa saja tanaman yang pernah ditanam di luar angkasa?

  1. Sayur Lobak

Kebanyakan tanaman yang dicoba untuk diluar angkasa ialah sayuran daun hijau. Sayuran pertama yakni sayur lobak yang berhasil dipanen pada Desember 2020. Kelanjutan eksperimen ini bahkan hingga sayur loba bisa dipanen di luar angkasa. Alasan lain memilih sayur lobak yakni sayur mudah dipanen dalam 27 hari.

  2. Selada

Selada dan Pak Choi menjadi tanaman berikutnya yang berhasil dipanen di luar angkasa. Selain berhasil dipanen, sayuran ini juga telah melalui cangkok sehingga bisa menumbuhkan sayur dengan sehat. Pencapaian yang terjadi di awal februari 2021 ini menjadi tantangan tersendiri melakukan cangkok di luar angkasa.

  3. Kubis

Sayuran berikutnya yakni sayur kubis jepang yang berbentuk bulat dan berwarna hijau. Keberhasilan menanam kubis jepang pada 2017 silam menjadi pencapaian berkebun yang menyenangkan. Sayur kubis yang berair tenyata digemari para astronot karena kandungan air bisa menambahkan rasa baru dibanding makanan khusus ruang angkasa yang hambar.

  4. Cabai

Keluhan astoronot soal makanan kebanyakan mengenai rasa yang berbeda. Salah satu rasa yang diinginkan astronot ialah rasa pedas. Lantas, NASA dan astronot kemudian berksperimen menanam cabai espanola untuk pada November 2019. Paprika juga dinilai sayuran yang bentuknya tidak terlalu tinggi, produktif, dan tidak butuh waktu lama sampai dipanen.

Beberapa sayur ternyata sudah bisa tumbuh di luar bumi. Selain menjadi pencapaian pertanian kedepannya, bertanam di ruang angkasa juga menjadi sarana relaksasi astronot. Tidak jauh dengan orang di bumi, bertanam juga menjadi sarana relaksasi yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *