Tahukah kamu bahwa ternyata kentang lebih bagus dikonsumsi bersama kulitnya? Kulit kentang yang sering dibuang, justru memiliki segudang manfaat yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang. Benarkah demikian? 

Kentang merupakan salah satu tanaman hortikultura yang tergolong ke dalam klasifikasi umbi-umbian. Umbi kentang termasuk salah satu makanan pokok yang banyak dipilih sebagai pangan pokok setelah beras, jagung, dan gandum. 

Namun, banyak orang yang mengonsumsi kentang dengan cara mengupas kulitnya terlebih dahulu. Padahal, kandungan gizi pada kulit kentang justru lima kali lebih besar daripada dagingnya. 

Manfaat Konsumsi Kulit Kentang

Pada kulit kentang terdapat senyawa antioksidan yang dinamakan asam klorogenat. Asam klorogenat sendiri dapat membantu menangkal radikal bebas sehingga tubuh akan terhindar dari risiko penyakit. 

Kentang yang dikonsumsi beserta dengan kulitnya akan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Hal ini karena kadar serat yang ada pada kentang akan lebih tinggi daripada hanya mengonsumsi dagingnya saja. Kadar serat juga dapat membantu kinerja saluran pencernaan menjadi lebih optimal.

Selain itu, ketika kamu mengonsumsi kentang beserta dengan kulitnya juga akan memperoleh nutrisi berupa mineral mangan. Sebuah kentang berukuran besar yang dikonsumsi beserta kulitnya akan memberikan asupan mangan sebesar 33% untuk tubuh. Mangan sendiri diantaranya berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan meregenerasi sel darah. 

Cara Mencuci Kentang

Tak seperti apel yang memang lazim dikonsumsi dengan kulitnya sekaligus, kentang dirasa kurang meyakinkan apabila kulitnya juga harus dikonsumsi mengingat kentang merupakan umbi yang mana komponen tanah akan melekat di kulitnya. 

Baca Juga: Mudah dan Praktis, Ikuti Cara Menyimpan Kentang Agar Tahan Lama

Maka dari itu, apabila kamu ingin mencoba untuk konsumsi kentang dengan kulitnya harus memperhatikan kebersihan kentang. Kentang harus dicuci dengan tepat agar partikel tanah tidak ikut terkonsumsi nantinya. 

Kentang sebaiknya dicuci di bawah air yang mengalir. Tujuannya, agar residu yang menempel pada kentang bisa ikut mengalir. Usahakan juga untuk menyikat secara halus permukaan kentang agar semakin bersih dan aman untuk dikonsumsi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *