Aglaonema

sumber foto: unsplash.com

Tanaman hias yang tak asing dirawat di halaman rumah ialah Aglaonema atau Sri Rezeki. Keindahan tanaman ini dilihat dari banyaknya daun yang tumbuh dalam pot sehingga terlihat rimbun. Selain dari banyaknya daun, warna daun dan kesehatan juga menjadi daya tarik untuk menanam ratunya daun.

Sampai sekarang tanaman Aglaonema menjadi salah satu tanaman hias yang banyak direkomendasikan. Daya pikat tanaman ini alhasil membuat banyak orang berlomba-lomba membuat tanaman ini indah dan daya jual yang meninggi. Warna khas jenis tanaman tropis berupa hijau, merah, dan putih yang cantik. Perawatan Aglaonema bisa dibilang mudah kalau tidak menyepelekan beberapa hal.

  1. Sinar matahari

Aglaonema merupakan tanaman asal hutan tropis yang hidupnya berada diantara tanaman besar. Maka dari itu, tanaman aglaonema tumbuh di tanah yang tidak kering dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Beberapa pemilik tanaman justru keliru dengan meletakan di dalam rumah dengan alasan supaya tidak hilang jika disimpan di luar.

Sebagaimana muasal tanaman ini, sebaiknya aglaonema disimpan di luar ruangan selama tidak terkena cahaya matahari langsung. Proses tumbuh dan fotosintensis juga akan lebih baik dibanding disimpan di dalam ruangan.  Mendapatkan sinar matahari berlebihan juga bisa membuat daun aglonema berubah menjadi kuning dan layu. Manfaat juga media tanam yang baik seperti tips ini.

  1. Menyiram seperlunya

Keingingan membuat aglaonema menghasilkan warna dan daun terbaik bisa dilakukan dengan menyiram. Sayangnya, ratu daun ini bukan jenis tanaman yang bisa disiram setiap hari. Kebutuhan air tanaman ini yaitu ketika tanah sudah mengering. Sebelum menyiram Aglaonema sebaiknya mengecek kadar basar tanah dengan memasukan jari beberapa centimenter, jika dirasa tanah sudah kering maka bisa dilakukan penyiraman.

Malah jika menyiram setiap hari akan membuat akar dan batang aglonema menjadi busuk. Ciri tanaman jika mulai tidak sehat terlihat dari daun yang menguning dan layu. Umumnya penyiraman bisa dilakukan dua atau tiga kali dalam seminggu jika musim kemarau dan apabila musim penghujan bisa dilakukan dua kali sepekan.

  1. Potong tangkai yang rusak

Tangkai tanaman yang rusak seperti daun yang layu dan warna pucat bisa menjadi masalah kedepannya. Supaya aglaonema bisa berhasil tumbuh, sebaiknya segera potong tangkai dimana daun tersebut rusak. Memotong tangkai tersebut lazim dilakukan untuk menyelamatkan hidup aglaonema.

Tangkai yang rusak bisa dipotong dengan gunting, kemudian sisa potongan bisa diberikan fungida/obat merah/bawang merah agar sisa potongan bisa regenarasi. Memotong tangkai juga bisa dilakukan jika ingin memperbanyak tanaman aglaonema. Hasil regenerasi tanaman ini bisa mendapatkan hasil sekitar satu bulan kemudian.

Merawat tanaman hias aglaonema sangatlah menyenangkan untuk dilakukan. Sisi perawatan yang mudah dan keindahan tanaman ini bisa memperindah rumah dan ruangan. Beberapa pameran tanaman Aglaonema juga beberapa kali diadakan untuk mengapresiasi tanaman Si Ratu Daun. Keindahan Aglaonema juga sangat banyak bergantung jenisnya sebanyak lebih dari 10 jenis aglaonema beserta keunikan warnanya tersendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *