Masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan hanya mengonsumsi nasi yang berasal dari beras putih sebagai bahan pangan yang utama. Padahal, beras putih mengandung karbohidrat yang dapat meningkatkan risiko diabetes. Terdapat alternatif lain yang tak kalah mengenyangkan dari beras putih namun nol kalori dan yang pasti aman bagi penderita diabetes yakni beras shirataki. 

Beras shirataki saat ini dipilih menjadi pengganti nasi bagi penderita diabetes ataupun orang yang sedang mengurangi konsumsi kalori. Ini karena shirataki tidak mengandung kalori dan tinggi akan serat sehingga tak hanya membuat perut merasa kenyang namun juga menyehatkan. 

Apa Itu Beras Shirataki

Beras shirataki
Foto: Pinterest

Meskipun orang menyebutnya sebagai beras, beras shirataki sejatinya merupakan produk olahan dari tanaman umbi bernama konjac atau orang Indonesia lebih mengenalnya sebagai umbi porang yang kini tengah naik daun. 

Baca Juga: Naik Daun dan Berpotensi Ekspor Tinggi, Porang Jadi Primadona di Kalangan Petani

Umbi porang sendiri banyak tumbuh di tengah hutan pada daerah tropis dan subtropis, umumnya mudah ditemukan di wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara. 

Akar porang mempunyai kandungan tepung yang tinggi serat dan baik untuk kesehatan bernama glukomanan. Serat tersebut kemudian banyak dimanfaatkan oleh industri makanan sebagai produk yang dapat menurunkan berat badan seperti tepung atau jelly. Tepung inilah yang kemudian diolah menjadi beras shirataki ataupun mie shirataki. 

Kandungan Nutrisi

Beras shirataki yang seluruhnya berasal dari tepung porang ini diketahui tidak mengandung kalori, bebas lemak, bebas gula, bebas gluten, dan kaya akan serat yang tentunya baik untuk kesehatan tubuh utamanya yang memiliki diabetes. 

Dalam 100 gram beras shirataki mengandung 1,18 gram karbohidrat namun tidak memiliki kandungan kalori sama sekali. Selain karbohidrat, beras shirataki juga mengandung 1,69 mg zat besi. 

Secara kasat mata, beras shirataki memang lebih unggul jika dibandingkan dengan beras putih dalam hal kandungan kalori. Namun, nutrisi lainnya dalam beras shirataki masih kalah jauh.

Meskipun secara nutrisi masih tidak selengkap beras putih, beras shirataki menjadi rekomendasi untuk menurunkan kadar kolesterol. Kandungan glukomanan yang terdapat pada akar umbi porang diketahui dapat meningkatkan pembuangan kolesterol melalui feses. 

Mengonsumsi beras shirataki sebagai pengganti nasi putih memang bukan hal yang salah. Alangkah lebih baik lagi jika melengkapi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh melalui konsumsi bahan pangan menyehatkan lainnya seperti buah dan sayuran. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *