Regrow sisa sayuran
Foto: unsplash.com

Menanam sisa sayuran melalui regrow dapat membantu untuk mengurangi limbah dapur. Perlu diketahui bahwasanya limbah dapur menyumbangkan lebih dari 60% untuk total limbah di Indonesia pada tahun 2018 yang lalu. 

Regrow dapat dikatakan sebagai cara paling sederhana untuk mulai menanam sayuran, buah-buahan, dan rempah-rempah. 

Meskipun begitu, saat melakukan regrow kamu haruslah sabar karena memang membutuhkan waktu untuk menumbuhkan akar ataupun tunas. 

Regrow tidak hanya sebatas menumbuhkan kembali, tetapi sekaligus memanennya di rumah kita sendiri sehingga dapat mengurangi limbah sayuran.

Sayuran ini dapat tumbuh kembali dari bagian yang biasanya dibuang karena tekstur dan rasanya tidak seenak bagian lainnya.

Beberapa jenis sayuran bahkan cukup direndam di air saja untuk menumbuhkan akar sehingga membuatnya sangat mudah untuk dirawat oleh pemula.

Baca Juga: Cara Menyimpan Sayuran Agar Tetap Segar Meskipun Tanpa Kulkas

Manfaat Regrow

Menumbuhkan sayur kembali dapat bermanfaat untuk menyediakan bahan-bahan segar untuk keperluan dapur. 

Melalui regrow akan memungkinkan bagi kamu untuk mengurangi jumlah bahan kimia berbahaya yang mencemari lingkungan dengan menggunakan pupuk dan produk yang aman, alami, dan ramah lingkungan.

Rekomendasi Jenis-jenis Sayuran

Rata-rata sayuran yang ditumbuhkan kembali, memanfaatkan air untuk merangsang pertumbuhan akar dan daun. 

Usahakan untuk mengganti air minimal 2 hari sekali untuk menghindari adanya kontaminasi dengan kotoran ataupun hewan yang tidak sengaja masuk. 

Tempatkan di tempat yang terang untuk memaksimalkan pertumbuhan tunas dan akar melalui rangsangan cahaya matahari. Perlu diingat bahwa tidak semua sayuran bisa ditumbuhkan kembali. 

Berikut ini rekomendasi jenis-jenis sayuran yang sering dibudidayakan dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia untuk regrow.

1. Sawi

Sawi putih dan sawi hijau sama-sama bisa ditumbuhkan kembali. Caranya, ambil 5cm bagian bawah sawi yang biasanya tidak digunakan untuk memasak. Kemudian, letakkan pada wadah yang berisi air akan tetapi jangan terlalu banyak, cukup sedikit saja sampai bagian paling bawah tercelup air. Dalam 7 hari, tunas baru akan tumbuh di bagian atas sawi yang berarti sudah bisa dipindahkan ke dalam media tanam.

2. Kangkung

Khusus untuk kangkung, tidak perlu merendam ke dalam air untuk merangsang pertumbuhan akar maupun tunas. Bagian yang digunakan adalah bagian batang yang kira-kira ukurannya 8-10 cm lalu kemudian tanam ke media tanam (tanah, sekam, abu, dll). Kangkung ini pertumbuhannya relatif cepat, dimana minimal dalam satu bulan sudah bisa dilakukan pemanenan. Ketika dipanen pun cukup ambil bagian yang akan dibutuhkan untuk memasak karena bagian batangnya bisa tumbuh kembali dalam waktu 2-3 minggu. 

3. Daun Bawang

Bagian yang akan ditumbuhkan kembali adalah 4-5 cm bagian bawah daun bawang. Kemudian, daun bawang diletakkan pada kontainer yang berisi sedikit air hingga permukaan bagian bawah tercelup air. Dalam waktu 7 hari, akar akan mulai muncul dan bagian atas akan tumbuh memanjang yang menandakan bahwa daun bawang sudah siap untuk dipindah tanam. 

Nah itu dia manfaat dari regrow dan beberapa rekomendasi sayuran yang sering digunakan sebagai bahan memasak. 

Sisa sayuran yang tidak ikut dimasak ternyata bisa juga ya dimanfaatkan untuk mendukung sustainable lifestyle. Jadi tunggu apa lagi? Yuk segera coba di rumah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *