Limbah sekam padi
Foto: pixabay.com

Sebagai negara agraris, sektor pertanian masih didominasi oleh komoditas padi karena beras masih menjadi bahan pangan pokok masyarakat. Imbasnya, ketika proses penggilingan padi akan meninggalkan limbah berupa sekam padi yang dapat mencemari lingkungan sekitar. 

Kebanyakan petani masih belum memanfaatkan sekam padi sebagai bahan yang bermanfaat. Sekam hasil penggilingan padi yang berlimpah itu banyak yang dibuang begitu saja atau hanya dibakar. Hasil pembakaran sekam yakni karbon akan sangat membahayakan bagi lingkungan dan manusia.

Kurangnya kesadaran dan minimnya pengetahuan petani menjadi salah satu penyebabnya. Bisa dibayangkan bukan? betapa banyak karbon yang dihasilkan oleh petani padi di seluruh Indonesia dari pembakaran sekam padi.

Pemanfaatan Limbah Sekam Padi

Sekam padi merupakan salah satu limbah pertanian yang paling banyak manfaatnya. Sayangnya, belum banyak yang menyadarinya.

Para petani masih sering beranggapan bahwa sekam padi merupakan limbah pertanian yang tidak bernilai ekonomis dan hanya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, abu gosok, atau pakan ternak. Padahal sekam sangat berpotensi sebagai sumber bahan baku energi alternatif yang murah bagi masyarakat.

Baca Juga: Hindari Cabang Penyakit dari Limbah Rumah Tangga

Sekam padi yang selama ini jarang dilirik ternyata bisa menjadi produk bernilai jual tinggi yang dapat memperkuat perekonomiman keluarga dan mengurangi pencemaran limbah pada lingkungan persawahan. Berikut ini contoh alternatif pemanfaatan limbah sekam padi. 

1. Bahan Bakar Biobriket

Biobriket adalah energi alternatif yang berasal dari bahan-bahan organik atau limbah yang dihasilkan oleh sektor pertanian (biomassa) yang kurang dimanfaatkan. 

Pembuatannya dengan cara merekatkan serbuk tertentu dengan tepung-tepungan seperti tepung beras untuk kemudian dipadatkan dan dikeringkan. Setelah kering, biobriket dapat digunakan sebagai bahan bakar.

Pemanfaatan biobriket sebagai bahan bakar alternatif merupakan langkah yang tepat. Biobriket dapat menggantikan peran kayu bakar yang mulai meningkat konsumsinya dan berpotensi merusak ekologi hutan. Selain itu harga biobriket relatif murah dan terjangkau oleh masyarakat.

2. Penyedia Unsur Hara bagi Tanah

Sekam padi dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas tanah yang memiliki tingkat kesuburan rendah karena terbukti mengandung unsur N, P, dan K yang dibutuhkan oleh tanah.

Pemenuhan unsur hara sebagai kebutuhan tanaman merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan, karena ketersediaan unsur hara di alam sangat terbatas dan semakin berkurang karena telah terserap oleh tanaman.

Sekam yang belum dibakar mempunyai kelebihan dalam mengikat air, tidak mudah lapuk, dan tidak cepat mengalami penggumpalan sehingga akar tanaman akan dapat tumbuh dengan lebih baik. 

Kedua alternatif pemanfaatan sekam di atas tidak hanya petani saja yang harus melakukannya, kamu juga bisa membantu petani untuk memanfaatkan sekam padi agar tidak sampai menjadi limbah yang berdampak pada pencemaran lingkungan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *