Perbedaan benih dan bibit yang harus kamu tahu
Foto: unsplash.com

Benih dan bibit merupakan istilah yang penyebutannya masih sering keliru. Tahukah kamu kalau benih dan bibit sebenarnya memiliki perbedaan?

Berbicara tentang budidaya tanaman, maka tak akan lepas dari yang namanya benih dan bibit. Keduanya merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya yang harus ada.

Sayangnya, masih banyak yang sering tertukar dalam mengartikan ataupun menyebut keduanya. Bahkan tak jarang ada yang menganggap keduanya merupakan hal yang sama.

Secara agronomis, bibit dan benih memanglah sama karena memiliki fungsi yang sama yakni sebagai bakal tanaman. Namun secara biologis sama sekali tak mempunyai persamaan.

Perbedaan Benih dan Bibit

Kira-kira kamu tahu nggak dimana letak perbedaannya? Jika belum yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Benih

Benih adalah biji tanaman yang telah mengalami perlakuan sehingga dapat dijadikan sebagai sarana dalam perbanyakan atau perkembangbiakan tanaman.

Sebagai gambaran, benih merupakan cikal bakal dari munculnya kehidupan tanaman yang berfungsi untuk perbanyakan tanaman. 

Menurut Undang-Undang No. 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman, benih didefinisikan sebagai tanaman atau bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan/atau mengembangbiakkan tanaman.

Istilah benih lebih sering ditemukan pada tanaman sayuran, tanaman hias, dan buah semusim yang sering dijual dalam bentuk benih.

Baca Juga: Mendapatkan Sayur dan Buah Segar dari Jenis Pertanian

Kalau kamu ingin membudidayakan sawi misalnya, jangan heran apabila nanti yang akan kamu dapatkan ketika membeli benih adalah bungkusan berisi biji-bijian. Itu karena kamu masih harus melakukan penyemaian terlebih dahulu untuk mempercepat proses perkecambahan pada benih. 

Bibit

Budidaya tanaman yang sebenarnya baru dimulai sejak memilih bibit tanaman yang baik, karena bibit merupakan obyek utama yang akan dikembangkan dalam proses budidaya selanjutnya.

Bibit sendiri memiliki pengertian yaitu benih yang telah melalui proses persemaian dan berkecambah. 

Pembibitan bertujuan untuk mendapatkan bibit tanaman yang bermutu dan berkualitas tinggi sehingga tanaman yang dihasilkan nantinya dapat tumbuh dengan subur dan sehat dalam waktu yang relatif singkat. 

Pendapat lain mendefinisikan bibit sebagai tanaman belum dewasa yang berasal dari pembiakan generatif (dari biji), vegetatif, kultur jaringan, atau teknologi perbanyakan lainnya. Cirinya yaitu telah tumbuh akar, daun, dan batang. 

Dalam perkembangbiakan secara generatif, bibit biasanya diperoleh dari benih yang disemaikan. Sementara dalam perkembangbiakan secara vegetatif, bibit dapat diartikan sebagai bagian tanaman yang berfungsi sebagai alat reproduksi.

Perbedaan benih dan bibit
Foto: twitter @kementan

Setelah mengetahui letak perbedaan antara benih dan bibit di atas, kamu jangan sampai keliru lagi dalam menyebut keduanya ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *